Pencarian

Kemensos Salurkan Bantuan Atensi Rp 338,9 Juta untuk 124 KPM di Kota Bengkulu, Targetkan Disabilitas hingga ODHIV

Kamis, 25 Juni 2026 • 17:23:31 WIB
Kemensos Salurkan Bantuan Atensi Rp 338,9 Juta untuk 124 KPM di Kota Bengkulu, Targetkan Disabilitas hingga ODHIV
Kemensos menyalurkan bantuan Atensi Rp 338,9 juta untuk 124 KPM di Kota Bengkulu.

KOTA BENGKULU — Pemerintah pusat kembali memperkuat jaring pengaman sosial di ibu kota Provinsi Bengkulu. Melalui Sentra Dharma Guna, Kemensos menyalurkan bantuan Atensi yang dirancang tidak sekadar sebagai bantuan sosial biasa, melainkan stimulus menuju kemandirian ekonomi.

Bukan Sekadar Bansos, Ada Syarat Pemberdayaan

Penjabat (Pj) Kepala Sentra Dharma Guna Yoni menegaskan bahwa bantuan ini adalah instrumen strategis. "Harapan besar kami, bantuan stimulan ini benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan, meringankan beban hidup, sekaligus menjadi pemantik kemandirian bagi seluruh KPM di Kota Bengkulu," ujarnya di Kota Bengkulu, Kamis.

Bantuan triwulan II ini menyasar lima kluster utama. Selain penyandang disabilitas dan lansia, program ini juga menjangkau ODHIV, korban penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya (Napza), serta pelaku usaha mikro yang terdaftar dalam program pemberdayaan ekonomi.

Sinergi Pusat-Daerah untuk Harkat Warga Marginal

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu Afriyenita menyambut baik konsistensi Kemensos. Menurutnya, kehadiran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sentra menjadi bukti negara hadir di tengah warga yang paling membutuhkan.

"Ini adalah bukti nyata bahwa Kemensos selalu hadir di tengah-tengah warganya. Kehadiran Kemensos melalui UPTD Sentra merupakan wujud konkret dari kehadiran negara. Baik bagi korban Napza, saudara-saudara kita penyandang disabilitas, ODHA, maupun kaum lansia, intervensi ini bertujuan agar kehidupan kita semua jauh lebih bermartabat dan mandiri," ujar Afriyenita.

Modal Usaha hingga Kebutuhan Hidup Sehari-hari

Afriyenita menjelaskan, bantuan Atensi di Kota Bengkulu tidak berhenti pada seremoni. KPM dapat memanfaatkan dana tersebut sebagai stimulus modal usaha, pemenuhan kebutuhan pokok, hingga memperkokoh struktur kesejahteraan sosial di tingkat kelurahan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, ia optimistis masalah kesejahteraan sosial di akar rumput bisa tertuntaskan. "Bantuan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat demi menyongsong masa depan yang lebih sejahtera dan inklusif," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks