JAKARTA — Hasil Survei Litbang Kompas 2026 menunjukkan tren positif kepercayaan publik terhadap Polri. Selain kepercayaan yang tembus 82,4 persen, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri tercatat 67,6 persen dan citra positif institusi mencapai 71,5 persen.
Ketiga indikator tersebut mengalami peningkatan dibandingkan survei sebelumnya. Kepuasan publik naik dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen, sementara citra positif Polri melonjak dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Masyarakat Mulai Rasakan Kinerja Langsung Polri
Menurut Prof. Albertus, kenaikan ini merupakan sinyal bahwa masyarakat mulai merasakan langsung peran Polri di lapangan. Ia menilai publik menilai Polri telah bekerja sesuai fungsinya sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum.
“Hasil Survei Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Kepuasan publik berada di angka 67,6 persen dan citra positif Polri mencapai 71,5 persen,” ujar Prof. Albertus di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Ia menambahkan, peningkatan ini menunjukkan Polri dinilai semakin baik dalam menjalankan tugas pokoknya, termasuk sebagai pembina keamanan dan ketertiban masyarakat.
Capaian Bukan Alasan Berpuas Diri
Meski angka survei memuaskan, Prof. Albertus mengingatkan agar institusi kepolisian tidak cepat berpuas diri. Ia justru mendorong agar hasil ini dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan akuntabilitas.
“Angka-angka ini harus menjadi penyemangat agar Polri terus membuktikan komitmennya melalui pelayanan dan kinerja yang semakin baik,” tegasnya.
Ia berharap kepercayaan yang terus meningkat dapat dipertahankan melalui pelayanan yang profesional, objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Semoga capaian ini terus dijaga sehingga Polri semakin dipercaya sebagai institusi yang hadir melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, dan menegakkan hukum secara profesional,” tutupnya.