BENGKULU — Ketua Karang Taruna Provinsi Bengkulu, Puja Kesuma, menyatakan bahwa penunjukan caretaker merupakan hasil konsultasi dengan pihak provinsi. Ia menegaskan target utama dari kebijakan ini adalah mempercepat terbentuknya pengurus tetap melalui forum temu karya di masing-masing daerah.
"SK ini berlaku untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Surat ini diterbitkan setelah melalui konsultasi dan komunikasi bersama Karang Taruna Provinsi Bengkulu," ujar Puja Kesuma, Selasa (30/6/2026).
Apa Saja Tugas Caretaker?
Caretaker yang ditunjuk bukan sekadar pengisi kekosongan. Mereka mendapat mandat spesifik untuk menjaga keberlangsungan operasional organisasi selama masa transisi. Tugas utama meliputi pengelolaan administrasi dan keuangan secara terbatas, membangun komunikasi internal dan eksternal, serta mempersiapkan proses pelaksanaan temu karya.
Puja menjelaskan bahwa para caretaker berasal dari unsur pengurus pusat dengan dukungan pengurus Karang Taruna tingkat provinsi. Langkah ini diambil agar tidak ada kekosongan kepemimpinan yang menghambat program kerja organisasi kepemudaan tersebut.
Koordinasi dengan Dinas Sosial Segera Dilakukan
Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu dan Dinas Sosial Kota Bengkulu. Koordinasi ini penting untuk menindaklanjuti penunjukan caretaker dan mempercepat agenda temu karya di masing-masing daerah.
"Setelah SK ini keluar, kami akan segera berkoordinasi dengan dinas sosial di masing-masing daerah. Harapannya proses temu karya bisa dipercepat sehingga pengurus definitif segera terbentuk," kata Puja.
Langkah Konsolidasi di Tengah Dinamika Organisasi
Penunjukan caretaker serentak di seluruh kabupaten/kota Bengkulu ini menjadi sinyal bahwa PNKT serius merapikan organisasi hingga ke tingkat bawah. Dengan adanya pengurus sementara, diharapkan tidak ada program yang terhenti dan kaderisasi tetap berjalan.
Karang Taruna selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang kesejahteraan sosial. Organisasi ini kerap menjadi mitra pemerintah daerah dalam penanganan masalah sosial, mulai dari penanggulangan bencana hingga pemberdayaan pemuda.