BENGKULU — Pencairan TPP Ke-13 bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu resmi dimulai. Kebijakan ini diumumkan melalui rilis resmi Pemkot Bengkulu pada Selasa (30/6/2026).
Wali Kota Bengkulu, Dr. H. Dedy Wahyudi, SE., MM., menegaskan bahwa tambahan penghasilan ini bukan sekadar bentuk perhatian terhadap kesejahteraan aparatur. Momentum pencairan yang bertepatan dengan persiapan tahun ajaran baru menjadi alasan utama pemerintah daerah mengarahkan penggunaan dana tersebut.
Wali Kota: Belanja Seragam dan Buku, Bukan Konsumsi Tak Penting
Dedy Wahyudi secara khusus berpesan kepada seluruh ASN agar memanfaatkan TPP Ke-13 secara bijaksana. "Kita berpesan agar digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan anak sekolah," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pemerintah kota mendorong agar dana tersebut dialokasikan untuk membeli seragam sekolah, buku pelajaran, alat tulis, sepatu, tas, hingga biaya administrasi pendidikan. Langkah ini dinilai strategis untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga ASN di tengah meningkatnya pengeluaran menjelang tahun pelajaran baru.
Dampak Ekonomi: Perputaran Uang di Sektor Perlengkapan Sekolah
Pencairan TPP Ke-13 juga diperkirakan mendorong perputaran ekonomi di Kota Bengkulu. Meningkatnya daya beli para pegawai diyakini menggerakkan aktivitas perdagangan, terutama di sektor perlengkapan sekolah, toko alat tulis, konveksi seragam, hingga pelaku usaha mikro yang menjual kebutuhan pendidikan.
Pemerintah Kota Bengkulu menilai kebijakan ini sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan aparatur yang menjadi ujung tombak pelayanan publik. Peningkatan kesejahteraan diharapkan berbanding lurus dengan kualitas layanan kepada masyarakat.
ASN Sambut Antusias, Berharap Kebijakan Berlanjut
Kabar pencairan TPP Ke-13 disambut positif oleh para ASN di lingkungan Pemkot Bengkulu. Banyak pegawai mengaku bersyukur karena tambahan penghasilan datang pada waktu yang tepat untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga menjelang tahun ajaran baru.
Sejumlah ASN berharap kebijakan serupa dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk apresiasi pemerintah. Melalui pencairan ini, Pemkot Bengkulu tidak hanya memberikan tambahan penghasilan, tetapi juga mengajak ASN mengelola keuangan secara bijak dan mengutamakan pendidikan anak sebagai investasi masa depan.