Pencarian

Nobar Piala Dunia 2026 di Bengkulu Dinilai Kondusif, Antara Sebut Tak Ada Tawuran hingga Judi Online

Jumat, 03 Juli 2026 • 16:48:31 WIB
Nobar Piala Dunia 2026 di Bengkulu Dinilai Kondusif, Antara Sebut Tak Ada Tawuran hingga Judi Online
Masyarakat Bengkulu menikmati nobar Piala Dunia 2026 dengan suasana kondusif dan aman.

BENGKULU — Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 di Bengkulu dinilai berjalan tanpa gangguan berarti. Kepala LKBN Antara Biro Bengkulu Anom Prihantoro menyatakan situasi ini membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi sarana hiburan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.

“Sejauh pengamatan kami ini tergolong kondusif, aman dan tidak banyak ditemukan kasus-kasus kekerasan, tawuran atau bahkan judi online. Ini sangat minimal sekali terlihat di pemberitaan-pemberitaan,” kata Anom di Bengkulu, Rabu.

Antusiasme Tinggi, Gangguan Nihil

Menurut Anom, antusiasme masyarakat yang memadati lokasi nobar tidak diikuti dengan munculnya gangguan keamanan. Hal itu menunjukkan penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan warga mampu saling bahu-membahu menciptakan lingkungan yang tertib.

Kondisi ini membuat warga bisa menikmati setiap pertandingan dengan nyaman dan penuh semangat. Anom menilai olahraga menjadi media yang menyatukan berbagai kalangan dalam suasana positif.

Nobar Sekaligus Dongkrak Ekonomi UMKM

Selain menghadirkan hiburan, kegiatan nobar juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi lokal. Anom menyebut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi nobar turut merasakan manfaatnya.

“Melalui olahraga ini ternyata bisa mengolahragakan masyarakat, bisa mendorong pada ketertiban dan juga menggeliatkan UMKM di sekitar kita,” ujar Anom.

Ia berharap warga yang hadir ikut menggerakkan ekonomi lokal dengan membeli produk yang dijual para pelaku UMKM. Dengan begitu, manfaat penyelenggaraan Piala Dunia dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Bengkulu.

Polresta Gelar Nobar Laga Inggris vs Kongo

Salah satu kegiatan nobar digelar Polresta Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Pertandingan yang ditayangkan adalah babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kongo. Nobar tersebut dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan.

Anom menambahkan, situasi kondusif selama nobar menjadi bukti bahwa kolaborasi antara penyelenggara, aparat, dan warga mampu menciptakan daerah yang aman dan tertib. Ia optimistis euforia Piala Dunia 2026 di Bengkulu akan terus berjalan positif hingga akhir turnamen.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks