BENGKULU — Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana, mengungkapkan bahwa dari total pagu DBH sebesar Rp203.860.891.000, dana yang sudah masuk ke kas daerah baru Rp62.357.683.050. Realisasi ini dihimpun dari monitoring hingga akhir Juni 2026.
Irfan menjelaskan, pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah pusat menyalurkan 12 jenis Dana Bagi Hasil ke Bengkulu. Jenis-jenis itu mencakup DBH Cukai Hasil Tembakau, DBH PBB Migas dan Non Migas, DBH PBB Panas Bumi, DBH PBB Perhutanan, DBH PBB Perkebunan, DBH PBB Sektor Lainnya, DBH PPh Pasal 21, DBH PPh Pasal 25, DBH Sawit, DBH SDA Kehutanan Dana Reboisasi, DBH SDA Minerba, serta DBH SDA Panas Bumi.
Dana Bagi Hasil Jadi Penggerak Infrastruktur dan Kesejahteraan
Menurut Irfan, DBH merupakan instrumen utama dalam desentralisasi fiskal. Ia menyebut dana ini punya peran strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di Bengkulu.
"Dana Bagi Hasil merupakan instrumen penting dalam mendukung pemerataan pembangunan di daerah. Penyaluran dana ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu," ujar Irfan, Jumat (3/7).
Ia menambahkan, alokasi DBH tahun ini diarahkan ke sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Prioritas utamanya meliputi pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, hingga program pengentasan kemiskinan.
Target: Kemandirian Fiskal Daerah dan Lapangan Kerja Baru
Dengan tata kelola yang akuntabel, Irfan optimistis realisasi DBH bisa menjadi motor penggerak kemandirian fiskal daerah. Ia berharap dana ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memastikan kekayaan daerah memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Bengkulu.
"Melalui tata kelola yang akuntabel dan tepat sasaran, realisasi Dana Bagi Hasil diharapkan mampu menjadi penggerak kemandirian fiskal daerah, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memastikan kekayaan daerah dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Bengkulu," tambahnya.
Kanwil DJPb Bengkulu berkomitmen terus memonitor penyaluran DBH agar berjalan optimal. Dengan begitu, manfaat dana ini bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat dan menjadi penguat pembangunan daerah yang berkelanjutan.