BENGKULU — Proses panjang menuju Main Event Asian Games 2026 resmi berakhir bagi Timnas Esports Indonesia. Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) bersama Badan Tim Nasional (BTN) dan Kemenpora menyelesaikan tahap Entry By Name, sebuah verifikasi administratif terakhir yang menentukan komposisi final kontingen.
Dari sembilan nomor yang diajukan, tim evaluasi PPON Kemenpora memutuskan delapan nomor resmi diberangkatkan. Satu nomor yang gugur adalah Competitive Martial Arts (CMA).
Alberttt Gantikan Halim di Skuad MLBB
Keputusan paling menarik datang dari skuad Mobile Legends: Bang Bang. Albert Neilsen "Alberttt" Iskandar resmi masuk menggantikan Muhammad Halim Adicondro. PB ESI menyebut perubahan ini murni berdasarkan kebutuhan teknis tim dan evaluasi BTN bersama jajaran pelatih.
"Kami menghormati seluruh proses evaluasi bersama Kemenpora. Kini fokus kami beralih pada program latihan untuk memaksimalkan potensi atlet," ujar Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo, dalam pernyataan resminya.
Lima Tiket dari Kualifikasi Regional, Tiga Langsung ke Main Event
Indonesia mengamankan tiket ke Jepang melalui lima nomor yang lolos babak kualifikasi regional Asia: Honor of Kings (HOK), Identity V, Naraka: Bladepoint, MLBB, dan PUBG Mobile. Kelima nomor ini melengkapi tiga cabang yang sudah diproyeksikan tampil langsung sejak awal: eFootball, Gran Turismo, dan Pokémon UNITE.
Total 34 atlet akan memperkuat kontingen di delapan nomor pertandingan. PB ESI telah menyerahkan dokumen pendukung ke PPON, termasuk rekam jejak prestasi atlet dan proyeksi peluang medali, sebagai dasar finalisasi.
Target: Kokohkan Posisi Indonesia di Peta Esports Asia
Dengan komposisi skuad yang sudah final, PB ESI menyatakan fokus berikutnya adalah mematangkan persiapan teknis dan nonteknis. Target utama bukan sekadar partisipasi, tapi tampil maksimal di Aichi-Nagoya.
"Keikutsertaan di delapan nomor ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan esports di Asia," demikian pernyataan PB ESI, yang juga menyinggung visi besar "Esports Indonesia Mendunia."