Pencarian

Pemkab Seluma Dorong Petani Sawit Swadaya Bermitra dengan Pabrik, Harga TBS Bisa Lebih Tinggi dari Tengkulak

Sabtu, 04 Juli 2026 • 12:01:01 WIB
Pemkab Seluma Dorong Petani Sawit Swadaya Bermitra dengan Pabrik, Harga TBS Bisa Lebih Tinggi dari Tengkulak
Pemkab Seluma dorong petani sawit swadaya bermitra dengan pabrik untuk harga TBS lebih kompetitif.

SELUMA — Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pertanian tengah mendorong petani sawit swadaya untuk bermitra resmi dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Tujuannya, agar petani tidak lagi bergantung pada tengkulak sebagai jalur utama pemasaran hasil panen dan bisa menikmati harga Tandan Buah Segar (TBS) yang lebih kompetitif.

Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial, mengatakan pola kemitraan ini membuka akses penjualan langsung ke pabrik sekaligus meningkatkan posisi tawar petani. Selama ini, sebagian besar petani swadaya menjual hasil panen melalui pengepul sehingga harga yang diterima sering berada di bawah harga acuan resmi pemerintah.

Kemitraan Bebaskan Petani dari Potongan Rantai Tengkulak

“Dengan menjadi petani sawit mitra, bukan petani swadaya, harga jual yang diterima akan lebih tinggi karena mengikuti ketetapan resmi pemerintah dan terbebas dari potongan rantai tengkulak,” ujar Arian.

Namun, kemitraan ini juga membawa konsekuensi. Petani mitra wajib menjaga kualitas hasil panen karena PKS memiliki standar mutu ketat dalam menerima TBS. Buah yang dipasarkan harus memenuhi tingkat kematangan sesuai ketentuan pabrik.

Buah Mentah Jadi Penyebab Harga TBS Anjlok

Arian menjelaskan, salah satu penyebab turunnya harga jual TBS di tingkat pabrik adalah masih tingginya persentase buah mentah (unripe) yang ikut dipanen. Karena itu, petani diharapkan lebih memperhatikan waktu panen agar buah yang dijual sesuai standar.

“Petani mitra wajib menyuplai buah sawit yang sudah matang dan memenuhi standar mutu sortasi pabrik. Dengan kualitas yang baik, harga jual juga akan lebih optimal,” katanya.

Dinas Pertanian Siapkan Pembinaan Berkala untuk Petani

Untuk membantu petani memenuhi standar tersebut, Dinas Pertanian akan memberikan pembinaan secara berkala. Pendampingan mencakup teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga tata cara panen yang benar agar kualitas buah tetap terjaga.

Pemerintah daerah siap mendampingi petani selama proses pembentukan kemitraan, mulai dari penguatan kelembagaan hingga pemenuhan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Dengan begitu, petani tidak hanya mendapatkan harga lebih tinggi, tetapi juga kepastian pasar jangka panjang.

Bagikan
Sumber: betv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks