BENGKULU — Laga Iberian Derby ini menyimpan cerita tersendiri. Pada edisi 2018 di Sochi, Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick fenomenal yang membawa Portugal bermain imbang 3-3 melawan Spanyol. Kini, enam tahun berselang, keduanya kembali bertemu di fase gugur dengan tiket perempat final sebagai taruhan.
Rekam Jejak Anthony Taylor di Piala Dunia 2026
Taylor, 47 tahun, telah memimpin dua pertandingan di turnamen ini. Ia menjadi wasit saat Senegal menghajar Irak 5-0 dan Kolombia menaklukkan Uzbekistan 3-1. Wasit asal Greater Manchester ini sudah masuk daftar wasit FIFA sejak 2013 dan memiliki pengalaman memimpin 838 pertandingan kompetitif.
Di Liga Inggris musim lalu, rata-rata Taylor mengeluarkan hampir empat kartu kuning per laga dan memberikan satu penalti setiap lima pertandingan. Statistik ini menunjukkan ia cenderung tegas namun tidak sewenang-wenang dalam mengambil keputusan.
Dua Asisten dari Inggris, Wasit Cadangan dari Jerman
Taylor tidak bekerja sendirian. Dua rekan senegaranya, Gary Beswick dan Adam Nunn, akan bertugas sebagai asisten wasit. Sementara itu, wasit asal Jerman, Felix Zwayer, ditunjuk sebagai wasit keempat dan Robert Kempter sebagai asisten wasit cadangan.
Menariknya, Taylor sudah pernah memimpin lima pertandingan yang melibatkan Spanyol dan empat laga yang melibatkan Portugal. Pengalamannya menghadapi kedua tim bisa menjadi nilai tambah dalam mengendalikan tensi pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
Cristiano Ronaldo: Piala Dunia Terakhir?
Laga ini juga menjadi sorotan karena dikonfirmasi sebagai Piala Dunia terakhir bagi Cristiano Ronaldo. Megabintang berusia 41 tahun itu masih menjadi ancaman utama bagi pertahanan Spanyol, mengingat rekornya mencetak hat-trick di pertemuan terakhir kedua tim.
Duel Portugal vs Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu laga paling dinantikan. Dengan wasit berpengalaman seperti Anthony Taylor yang memimpin, diharapkan pertandingan berjalan fair dan penuh drama tanpa kontroversi.