Pencarian

Pelajar Kota Bengkulu Dapat Jurus 4T Cegah Kecelakaan, Instruktur Ingatkan Larangan Main HP Saat Berkendara

Senin, 13 Juli 2026 • 22:46:01 WIB
Pelajar Kota Bengkulu Dapat Jurus 4T Cegah Kecelakaan, Instruktur Ingatkan Larangan Main HP Saat Berkendara
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu mengajarkan metode 4T kepada pelajar untuk mencegah kecelakaan di persimpangan jalan.

BENGKULU — Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, mengajarkan metode 4T kepada ratusan pelajar di Kota Bengkulu sebagai langkah antisipasi kecelakaan lalu lintas. Metode ini diterapkan setiap kali pengendara hendak memasuki persimpangan atau keluar dari suatu area.

"Prinsip 4T sangat mudah diingat, yaitu tunggu sejenak, tengok kiri, tengok kanan, lalu tengok kiri lagi sebelum melintas," ujar Noval dalam kegiatan yang digelar Senin (13/7/2026).

Menurut Noval, kebiasaan sederhana ini membantu pengendara memastikan kondisi jalan benar-benar aman. Risiko kecelakaan bisa diminimalkan jika setiap pengendara, termasuk pelajar, membiasakan diri melakukan langkah tersebut.

Larangan Bermain HP dan Berkendara Saat Mengantuk

Dalam kesempatan yang sama, Noval mengingatkan para siswa untuk menghindari empat kebiasaan berbahaya yang kerap memicu kecelakaan. Ia melarang keras penggunaan telepon genggam saat berkendara, berkendara secara terburu-buru, serta merasa harus selalu didahulukan oleh pengguna jalan lain.

"Jangan memaksakan diri mengendarai motor ketika tubuh sedang tidak fit. Kalau mengantuk atau sedang sakit, lebih baik beristirahat terlebih dahulu karena itu bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegas Noval.

Ia menambahkan, sebagian besar kecelakaan lalu lintas di Bengkulu masih dipicu oleh perilaku tidak aman. Pelanggaran yang sering ditemukan antara lain tidak menggunakan helm, tidak membawa SIM dan STNK, melawan arus, hingga berkendara dengan kecepatan tinggi.

Syarat Berkendara Wajib: SIM, STNK, Helm SNI, dan Jaket

Selain teknik 4T, para pelajar juga diingatkan soal syarat dasar berkendara yang wajib dipenuhi sebelum menggunakan sepeda motor di jalan raya. Pengendara harus memiliki SIM, membawa STNK, menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan jaket, serta memastikan kondisi sepeda motor layak jalan.

"Pesan kami kepada seluruh pelajar sederhana, cari aman, gunakan helm dan jaket biar happy berkendara. Helm dan jaket bukan sekadar pelengkap, tetapi perlindungan utama yang dapat mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan," kata Noval.

Penyuluhan Kenakalan Remaja dari Polresta Bengkulu

Kegiatan edukasi safety riding ini juga dirangkai dengan penyuluhan pencegahan kenakalan remaja. Kasubnit Bintibsos Polresta Bengkulu, Ipda Supardi, mengimbau siswa agar menjauhi perilaku negatif seperti bolos sekolah, bullying, tindak kriminal, bergabung dengan geng motor, hingga penyalahgunaan narkotika.

Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif berdiskusi dan memahami bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali menggunakan sepeda motor.

Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar di Kota Bengkulu.

Bagikan
Sumber: bengkuluekspress.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks