Pencarian

Universitas Bengkulu Luncurkan Empat Layanan Konseling Baru untuk Civitas Academica, Hasil Asesmen Ungkap Kerentanan di Lima Aspek

Kamis, 16 Juli 2026 • 15:29:31 WIB
Universitas Bengkulu Luncurkan Empat Layanan Konseling Baru untuk Civitas Academica, Hasil Asesmen Ungkap Kerentanan di Lima Aspek
Universitas Bengkulu meluncurkan empat layanan konseling baru untuk civitas academica pada Kamis (tanggal sesuai publikasi).

Kepala UPA-BK Unib Yessilia Osira mengatakan, empat layanan utama yang disiapkan meliputi bimbingan konseling individu, bimbingan konseling kelompok, bimbingan konseling keluarga, serta layanan pengembangan kapasitas. Layanan terakhir dirancang untuk meningkatkan kemampuan personal, sosial, dan akademik seluruh civitas academica.

"UPA-BK dikembangkan sebagai pusat layanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pengembangan kapasitas individu agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan akademik maupun sosial secara lebih adaptif," kata Yessilia di Bengkulu, Kamis.

Hasil Asesmen: Perundungan hingga Tekanan Akademik Jadi Ancaman

Pembentukan UPA-BK pada 2025 merupakan langkah awal Unib menghadirkan layanan konseling yang profesional dan berkelanjutan. Sejak dibentuk, unit tersebut telah menyusun visi, misi, mekanisme pelayanan, dan melaksanakan Rapid Assessment Kerentanan Hidup Insan Akademika Universitas Bengkulu.

Hasil asesmen menunjukkan civitas academica tidak hanya menghadapi tekanan akademik. Persoalan seperti perundungan, pelecehan seksual, dan penyalahgunaan narkoba juga teridentifikasi dan berpotensi mempengaruhi kesehatan mental warga kampus.

Berdasar kajian itu, Unib memandang perlu menghadirkan sistem layanan bimbingan dan konseling yang lebih komprehensif. Tujuannya agar civitas academica memperoleh pendampingan dan akses layanan yang lebih memadai.

Sosialisasi ke Fakultas, Layanan Bisa Diakses Daring

Sebagai bagian dari penguatan layanan, UPA-BK mulai menyosialisasikan program kerjanya ke seluruh fakultas. Sosialisasi perdana dilaksanakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

Dalam sosialisasi tersebut, tim UPA-BK memaparkan visi, misi, program kerja, mekanisme layanan, dan hasil asesmen yang menjadi dasar penyusunan program intervensi. Mereka juga menyerahkan media sosialisasi berupa banner layanan kepada masing-masing fakultas.

Yessilia mengajak civitas academica memanfaatkan layanan konsultasi yang tersedia, baik secara tatap muka maupun daring. Dengan begitu, layanan dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman.

"Pengembangan layanan ini merupakan bagian dari upaya Universitas Bengkulu membangun lingkungan akademik yang sehat, inklusif, dan memiliki daya dukung bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan," ujarnya.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks