Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, resmi mengusulkan tujuh varietas kopi lokal ke pemerintah pusat untuk mendapatkan sertifikasi resmi secara nasional. Salah satu varietas yang diajukan adalah klon Renah Kurung, jenis stek payung yang dikembangkan petani asli Kepahiang. Usulan ini bertujuan melindungi plasma nutfah kopi daerah dari klaim wilayah lain sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan tersebut.
KEPAHIANG — Bupati Kepahiang Zurdi Nata menyatakan pihaknya tengah mengurus legalitas bagi tujuh varietas kopi lokal yang selama ini menjadi andalan perkebunan masyarakat. Langkah ini ditempuh agar varietas tersebut memiliki identitas hukum yang jelas dan tidak mudah diklaim daerah lain.
“Kita ada tujuh varietas, rencananya akan kita lisensikan, yang betul-betul produk lokalnya milik Kepahiang,” kata Zurdi di Kepahiang, Senin.
Klon Renah Kurung Jadi Andalan Utama
Salah satu varietas yang paling disorot dalam usulan ini adalah klon Renah Kurung. Varietas ini merupakan hasil pengembangan petani lokal melalui teknik stek payung dan dinilai memiliki karakteristik khas yang tidak dimiliki daerah lain.
Menurut Zurdi, sertifikasi bukan sekadar formalitas administrasi. Keberadaan dokumen resmi akan membuka peluang pengembangan yang lebih luas, termasuk pemasaran hingga ke luar Provinsi Bengkulu.
“Varietas yang telah mendapatkan legalitas akan memiliki identitas yang lebih jelas sehingga pengembangannya dapat dilakukan secara terarah,” ujarnya.
Melindungi Plasma Nutfah dan Meningkatkan Ekonomi Petani
Kopi merupakan komoditas utama yang menghidupi sebagian besar masyarakat Kepahiang. Aktivitas mulai dari budidaya, pemeliharaan, panen, hingga pengolahan hasil menjadi sumber penghasilan utama bagi ribuan petani di kabupaten tersebut.
Dengan adanya lisensi nasional, Pemkab Kepahiang optimistis potensi kopi lokal dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Perlindungan plasma nutfah juga menjadi alasan mendasar mengapa usulan ini dianggap mendesak.
Zurdi menegaskan bahwa tujuh varietas kopi tersebut merupakan aset pertanian yang tidak boleh dipandang sekadar tanaman perkebunan biasa. Jika dikelola serius, komoditas ini bisa menjadi kekuatan daerah dalam mengembangkan sektor perkebunan.
Strategi Jangka Panjang Daya Saing Kopi Daerah
Pengajuan sertifikasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing komoditas kopi Kepahiang di pasar nasional. Legalitas yang jelas akan memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan dan pengembangan secara terarah.
Selain menjaga kekayaan varietas kopi daerah, langkah ini juga membuka jalan bagi petani untuk memperoleh peluang ekonomi baru. Pengembangan dan pemasaran varietas kopi lokal diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Pemkab Kepahiang kini menunggu proses verifikasi dari pemerintah pusat. Jika disetujui, tujuh varietas kopi tersebut akan resmi tercatat sebagai varietas asli Kepahiang dengan perlindungan hukum penuh.