ARGAMAKMUR — Dari total 229.321 pemilih yang tercatat per Juni 2026, sebanyak 116.466 di antaranya laki-laki dan 112.855 perempuan. Angka itu tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Kenaikan 5.876 pemilih dibandingkan data triwulan pertama awal tahun lalu disebut sebagai hasil verifikasi berkelanjutan yang dilakukan KPU bersama Dinas Pencatatan Sipil. Prosesnya tidak sekadar menambah pemilih baru.
Pemilih Meninggal dan Pindah Domisili Ikut Didata
Ketua KPU Bengkulu Utara Santoso menjelaskan, verifikasi mencakup pendataan pemilih yang telah meninggal dunia maupun yang pindah domisili ke luar wilayah Bengkulu Utara. Kedua kategori itu menjadi bagian dari pemutakhiran yang berjalan periodik.
"Data kependudukan terus diverifikasi, mulai dari penambahan jumlah pemilih termasuk juga mendata pemilih yang sudah meninggal dunia atau pindah keluar Bengkulu Utara," ujar Santoso.
Menurutnya, penambahan 5.876 pemilih itu terhitung dibandingkan triwulan sebelumnya. Angka tersebut sudah melalui pencocokan data kependudukan sebelum ditetapkan.
Mengapa Pemutakhiran Data Pemilih Dilakukan Periodik
Santoso menyebut pemutakhiran data pemilih dilakukan secara periodik, bukan sekali jalan menjelang pemilu. Tujuannya agar data yang dipakai saat pemungutan suara benar-benar data terbaru dan valid.
"Pemutakhiran data pemilih secara periodik terus dilakukan, sehingga pada saat pemilu nantinya data yang digunakan benar-benar data terbaru dan valid," pungkasnya.
Dengan akurasi data yang semakin baik, KPU Bengkulu Utara berharap partisipasi masyarakat dalam setiap agenda pemilu ikut meningkat. Data pemilih yang rapi dinilai menjadi fondasi utama penyelenggaraan pemilu di daerah itu.