BENGKULU — Akademisi sekaligus dosen peneliti Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian UNIB, Dr. Yansen, S.Hut., M.Sc., Ph.D., menyampaikan hal itu dalam kegiatan Koordinasi dan Forum Para Pihak Penguatan Sinergi Pelaksanaan Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Daerah Provinsi Bengkulu. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, legislatif, dan pemangku kepentingan lain.
Menurut Yansen, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Kontribusinya berupa pemikiran akademis, penguatan kebijakan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
"Untuk mendukung pembangunan di Bengkulu, kami dari perguruan tinggi juga akan berkontribusi, terutama dalam konteks kebijakan dan peningkatan kapasitas," ujarnya.
Dukungan Legislatif Diperlukan untuk Perkuat Kebijakan Lingkungan
Yansen menambahkan, dukungan legislatif diperlukan untuk memperkuat kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada perlindungan lingkungan serta ketahanan iklim. Menurutnya, dua agenda itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.
Sinergi antarpihak dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan pembangunan rendah karbon di Bengkulu berjalan optimal. Pemerintah provinsi, DPRD, dan perguruan tinggi diharapkan bergerak dalam satu arah kebijakan.
Pembangunan Rendah Karbon Dibuka untuk Peluang Ekonomi Hijau
Selain menjaga kelestarian lingkungan, Yansen menekankan bahwa pembangunan rendah karbon perlu diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekonomi hijau (green economy). Potensi itu dinilai terus berkembang di tingkat global.
Bengkulu, kata dia, dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk menciptakan usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Arah kebijakan lingkungan tidak harus berbenturan dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
Berbagai gagasan yang muncul dalam forum tersebut akan didiskusikan lebih lanjut. Pembahasan itu untuk menentukan program unggulan yang berpotensi dikembangkan di daerah.
Harapan LPPM UNIB: Pertumbuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan Berjalan Seiring
Melalui penguatan sinergi antarpihak, LPPM UNIB berharap pelaksanaan pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim di Provinsi Bengkulu semakin optimal. Dua tujuan yang diusung: mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.