Pencarian

Harga TBS Sawit Petani Rontok Rp2.300/kg Sehari Setelah Prabowo Umumkan BUMN Ekspor Tunggal, Pabrik-Pabrik Pangkas Harga Rp200-Rp500

Kamis, 21 Mei 2026 • 11:16:41 WIB
Harga TBS Sawit Petani Rontok Rp2.300/kg Sehari Setelah Prabowo Umumkan BUMN Ekspor Tunggal, Pabrik-Pabrik Pangkas Harga Rp200-Rp500
Petani sawit merasakan dampak penurunan harga TBS menjadi Rp2.300/kg pasca pengumuman BUMN ekspor tunggal.

JAKARTA — Gelombang kepanikan melanda petani sawit di seluruh Indonesia setelah harga Tandan Buah Segar (TBS) anjlok drastis menjadi Rp2.300 per kilogram. Penurunan ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan BUMN ekspor tunggal untuk komoditas strategis, termasuk minyak kelapa sawit.

Di grup-grup WhatsApp petani sawit, laporan mengenai pemangkasan harga berdatangan dari berbagai sentra perkebunan. Pabrik kelapa sawit (PKS) di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi disebut-sebut memotong harga beli TBS antara Rp200 hingga Rp500 per kilogram secara serempak.

Harga CPO Tender KPBN Ikut Tertekan

Tak hanya di tingkat petani, tekanan harga juga terlihat di pasar CPO domestik. Harga minyak sawit mentah pada tender KPBN mengalami withdraw dengan harga pembukaan yang sempat tercatat Rp15.500 per kilogram pada Rabu (20/5/2026). Angka ini menjadi sinyal awal perlambatan pasar menyusul kebijakan baru pemerintah.

“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloys), kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

BUMN Ekspor Tunggal: Tiga Komoditas Pertama Disasar

Melalui Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Presiden menetapkan bahwa penjualan ekspor komoditas wajib dilakukan melalui badan usaha milik negara yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal. Kebijakan ini disebut sebagai marketing facility yang akan memusatkan transaksi ekspor pada satu pintu.

Tiga komoditas strategis yang menjadi tahap awal penerapan kebijakan ini adalah minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloys). Menurut Presiden, hasil penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN yang ditunjuk kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut.

Fakta Singkat Anjloknya Harga TBS Sawit

  • Harga TBS petani rontok menjadi Rp2.300/kg sehari setelah pengumuman BUMN ekspor tunggal.
  • Pabrik sawit di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi memangkas harga Rp200-Rp500/kg.
  • Harga CPO tender KPBN mengalami withdraw dengan harga pembukaan Rp15.500/kg pada Rabu (20/5/2026).

Reaksi Petani dan Kejelasan Mekanisme Baru

Para petani sawit di berbagai daerah masih menunggu kejelasan mekanisme teknis dari kebijakan ekspor tunggal ini. Kekhawatiran utama mereka adalah potensi monopoli harga oleh BUMN yang ditunjuk dan ketidakpastian rantai pasok di tingkat pabrik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari asosiasi pengusaha sawit maupun kementerian terkait mengenai fluktuasi harga yang terjadi.

Bagikan
Sumber: sawitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks