SELUMA — Bupati Seluma Teddy Rahman memimpin langsung prosesi penyatuan tanah dan air serta penanaman tujuh pohon gaharu dalam rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Seluma. Kegiatan berlangsung di areal belakang Kantor Disperindagkop Seluma, usai upacara peringatan hari jadi yang mengusung tema "Seluma Tangguh, Mandiri, Berinovasi untuk Indonesia Maju".
Tujuh Pohon Gaharu sebagai Simbol Harmoni Pemerintahan dan Masyarakat
Bupati Teddy Rahman didampingi unsur Forkopimda Seluma, Muspida Provinsi Bengkulu, para camat, dan kepala desa se-Kabupaten Seluma menanam tujuh pohon gaharu. Ia menyebut pohon gaharu menjadi simbol persatuan dan harmoni antarunsur pemerintahan serta masyarakat di Bumi Serawai Serasan Seijoan.
"Penanaman tujuh pohon gaharu ini menjadi pengingat pentingnya menjaga harmoni dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat," ujar Teddy Rahman dalam sambutannya, Selasa lalu.
Prosesi Penyatuan Tanah-Air: Bukan Sekadar Seremoni
Prosesi penyatuan tanah dan air yang dikumpulkan dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Seluma menjadi puncak peringatan hari jadi ke-23. Bupati Teddy Rahman menegaskan bahwa ritual tersebut memiliki makna mendalam tentang persatuan dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
"Tanah dan air yang disatukan dari seluruh desa dan kelurahan ini menjadi simbol bahwa Seluma dibangun dengan semangat persatuan, kebersamaan, dan tekad yang sama untuk maju," kata Teddy.
Konsep penyatuan tanah dan air ini terinspirasi dari seremonial yang diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Harapan dari Desa: Infrastruktur dan Penanganan Stunting
Kepala Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Fikri Ardianto, menyampaikan harapan masyarakat di usia ke-23 tahun Kabupaten Seluma. Ia berharap pemerintah daerah terus menghadirkan program bantuan yang menyentuh langsung masyarakat serta mempercepat pembangunan infrastruktur jalan hingga ke wilayah pelosok desa.
"Kami berharap pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan, termasuk perhatian terhadap penanganan dan pengentasan stunting di tingkat desa," kata Fikri.
Melalui momentum HUT ke-23 ini, Pemerintah Kabupaten Seluma menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama demi mewujudkan daerah yang maju, harmonis, dan sejahtera.