BENGKULU — Kepastian Stones masuk skuad The Three Lions diumumkan Tuchel dalam konferensi pers yang digelar pekan ini. Bek tengah yang mengoleksi 87 caps sejak debut 2014 itu menjadi salah satu nama paling kontroversial dalam daftar akhir Inggris menuju turnamen empat tahunan tersebut.
Hanya 18 Penampilan, Kontrak Habis di Tengah Turnamen
Musim 2025/26 menjadi periode terburuk Stones di level klub. Cedera otot di awal musih memaksanya absen panjang, dan setelah pulih ia nyaris tidak mendapat kepercayaan dari pelatih anyar City. Total, ia hanya mencatatkan 18 penampilan di semua kompetisi.
Masalah bertambah pelik karena kontrak Stones dengan Manchester City habis pada akhir Juni 2026 — tepat di tengah perhelatan Piala Dunia. Ia akan berstatus tanpa klub saat Inggris melakoni fase grup. Situasi ini yang membuat banyak pihak menilai Harry Maguire lebih pantas mengisi slot bek tengah.
Alasan Tuchel: Fleksibilitas Taktis dan Mentalitas Juara
Tuchel membela keputusannya dengan argumen taktis. Ia melihat Stones bukan sekadar bek tengah, melainkan pemain yang bisa beroperasi sebagai gelandang bertahan. Fleksibilitas ini dinilai penting untuk skema permainan Inggris di Jerman nanti.
“Saya sangat percaya kepadanya. Dia pemain kelas dunia, berkarakter, dan pemenang sejati,” ujar Tuchel dalam wawancara dengan BBC. “Stones masih bisa bermain di level tertinggi dan mampu beradaptasi secara taktis dengan baik di lapangan.”
Pelatih asal Jerman itu juga buka suara soal minimnya menit bermain Stones di City. “Sayangnya, dia tidak bisa banyak membuktikan diri di paruh kedua musim. Kabar baiknya, dia sudah pulih dan kabar buruknya, kemarin dia kurang dapat kepercayaan di klubnya. Kini, dia punya kesempatan. Saya percaya dia bakal main bagus untuk tim kami,” paparnya.
Karier Senior dan Peran di Ruang Ganti
Meski minim jam terbang, pengalaman Stones jadi pertimbangan tersendiri. Debutnya bersama Timnas Inggris terjadi pada 2014, dan ia menjadi bagian dari skuad yang mencapai final Euro 2020 dan semifinal Piala Dunia 2018. Di ruang ganti, ia dianggap sebagai salah satu pemimpin senior yang bisa menenangkan pemain muda.
Inggris tergabung di Grup B Piala Dunia 2026 bersama Argentina, Senegal, dan Wales. Pertandingan pertama mereka dijadwalkan pada 15 Juni 2026 melawan Senegal. Keputusan Tuchel membawa Stones akan diuji di laga-laga tersebut.