Pencarian

Jembatan Taba Pasmah di Bengkulu Tengah Mulai Rusak, Dinas PUPR Usulkan Masuk Prioritas IJD 2025

Jumat, 29 Mei 2026 • 16:54:01 WIB
Jembatan Taba Pasmah di Bengkulu Tengah Mulai Rusak, Dinas PUPR Usulkan Masuk Prioritas IJD 2025
Jembatan Taba Pasmah di Bengkulu Tengah menunjukkan tanda-tanda kerusakan pada lantai dan pagar pengaman.

BENGKULU TENGAH — Kondisi Jembatan Taba Pasmah di Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, kini memprihatinkan. Sejumlah bagian jembatan mulai rusak, mengancam akses warga antar desa yang setiap hari melintasinya.

Kepala Dinas PUPR Bengkulu Tengah, melalui Kabid Bina Marga, menyebutkan bahwa kerusakan tersebut sudah terpantau sejak beberapa pekan terakhir. Pihaknya langsung memasukkan jembatan ini ke dalam usulan Indeks Jembatan Daerah (IJD) untuk tahun 2025.

Kerusakan di Titik Mana Saja?

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terjadi pada bagian lantai jembatan yang mulai retak dan berlubang. Sebagian pagar pengaman juga terlihat miring, tidak lagi kokoh seperti saat pertama dibangun.

Kondisi ini diperparah oleh volume kendaraan yang melintas, terutama truk pengangkut hasil perkebunan warga. Beban berlebih diduga menjadi salah satu penyebab utama percepatan kerusakan jembatan sepanjang puluhan meter tersebut.

Mengapa Masuk Usulan IJD?

Program Indeks Jembatan Daerah (IJD) merupakan skema pendataan dan prioritas perbaikan jembatan di seluruh Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dengan masuknya Jembatan Taba Pasmah ke dalam usulan IJD, maka perbaikannya bisa didanai melalui anggaran pusat, bukan hanya mengandalkan APBD kabupaten.

"Kami sudah mengusulkan jembatan ini masuk IJD. Semoga tahun depan bisa segera ditindaklanjuti," ujar seorang pejabat Dinas PUPR Bengkulu Tengah saat ditemui di kantornya, pekan lalu.

Apa Dampaknya bagi Warga Sekitar?

Jembatan Taba Pasmah menjadi akses utama bagi warga dari Desa Taba Pasmah menuju pusat kecamatan dan kabupaten. Jika kondisinya terus memburuk, warga terpaksa memutar lewat jalur alternatif yang jaraknya dua kali lebih jauh.

Sejumlah warga mengaku khawatir jika musim hujan tiba, kerusakan bisa semakin parah. Mereka berharap perbaikan segera dilakukan sebelum akses benar-benar terputus.

Langkah Selanjutnya dari Pemkab Bengkulu Tengah

Dinas PUPR Bengkulu Tengah berencana melakukan perbaikan darurat di titik-titik kritis sambil menunggu realisasi usulan IJD. Perbaikan sementara ini akan difokuskan pada penambalan lubang dan penguatan pagar pengaman yang mulai rapuh.

Pemkab juga mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk mengurangi kecepatan dan muatan saat melintasi jembatan tersebut. Hal ini untuk memperlambat laju kerusakan hingga perbaikan besar-besaran bisa dilakukan.

Bagikan
Sumber: bengkulu.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks