Pencarian

Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis, Anggaran Capai Rp 100 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 • 17:20:01 WIB
Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis, Anggaran Capai Rp 100 Miliar
Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko percepat pengerjaan jalan lintas dan jaringan irigasi dengan anggaran Rp 100 miliar.

MUKOMUKO — Keputusan untuk mempercepat dua proyek strategis ini dihasilkan dalam rapat koordinasi antara jajaran Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko, Selasa lalu. Fokus utama percepatan adalah proyek peningkatan ruas Jalan Lintas Mukomuko-Bengkulu sepanjang 12 kilometer dan pembangunan jaringan irigasi di Kecamatan Teramang Jaya dan Lubuk Pinang.

Anggaran Rp 100 Miliar untuk Dua Titik Kritis

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, yang hadir dalam rapat, menyebutkan total anggaran yang dialokasikan untuk kedua proyek ini mencapai Rp 100 miliar. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan APBD Kabupaten Mukomuko dengan skema pembiayaan bersama.

Proyek jalan lintas mencakup pengaspalan ulang (hotmix) dan pelebaran badan jalan di titik-titik yang rawan longsor. Sementara itu, irigasi di dua kecamatan ditargetkan bisa mengairi lahan pertanian seluas 1.500 hektare milik petani setempat.

Mengapa Proyek Ini Sempat Mandek?

Berdasarkan hasil evaluasi, keterlambatan pengerjaan proyek terjadi karena cuaca ekstrem di awal tahun yang menghambat mobilisasi alat berat. Selain itu, ada masalah pembebasan lahan di beberapa titik yang baru terselesaikan pekan lalu. Pemerintah daerah memastikan kontraktor pelaksana sudah diminta untuk menambah personel dan jam kerja di lapangan.

“Kami minta semua pihak bergerak cepat. Tidak ada toleransi untuk keterlambatan lebih lanjut. Proyek ini menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama petani dan pengguna jalan,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Mukomuko dalam rapat koordinasi tersebut.

Dampak Langsung ke Warga: Jalan Mulus dan Sawah Terairi

Percepatan proyek ini disambut positif oleh warga Kecamatan Teramang Jaya. Selama ini, akses jalan ke pusat kota Mukomuko kerap rusak parah, menyulitkan petani mengangkut hasil sawit dan karet. Dengan adanya pelebaran jalan, waktu tempuh dari desa ke pasar diperkirakan bisa berkurang hingga 30 menit.

Untuk irigasi, jaringan pipa primer dan sekunder akan dibangun sepanjang 8 kilometer. Kepala Desa Lubuk Pinang menyampaikan bahwa selama musim kemarau, sebagian sawah kerap gagal panen karena kekeringan. Proyek ini diharapkan bisa meminimalkan risiko tersebut mulai musim tanam berikutnya.

Target Rampung Sebelum Desember 2025

Pemerintah daerah menargetkan kedua proyek ini rampung pada November hingga Desember 2025. Pengawas proyek dari Dinas PUPR akan melakukan pemantauan setiap pekan untuk memastikan progres sesuai jadwal. Jika ditemukan penyimpangan, sanksi tegas berupa pemutusan kontrak akan diterapkan kepada kontraktor yang lalai.

Langkah percepatan ini menjadi salah satu prioritas Gubernur Bengkulu dalam meningkatkan konektivitas dan produktivitas pertanian di wilayah pesisir barat Sumatera tersebut.

Bagikan
Sumber: bengkulutoday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks