REJANG LEBONG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Rejang Lebong berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, pelajar, serta tamu undangan lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat oleh Asisten I Setda Rejang Lebong Bobby Harpa Santana. Kehadiran Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir bersama jajaran Forkopimda menunjukkan sinergitas antarinstansi dalam menjaga persatuan dan keamanan di daerah tersebut.
Rangkaian Upacara: Pengibaran Bendera hingga Pembacaan Doa
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, serta pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Amanat inspektur upacara menjadi puncak kegiatan sebelum ditutup dengan pembacaan doa.
Berbagai unsur pasukan turut serta dalam upacara, di antaranya personel Kodim 0409/Rejang Lebong, Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Bengkulu, Polres Rejang Lebong, Satpol PP, Dinas Perhubungan, ASN Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, mahasiswa, pelajar SMA/SMK, serta Pramuka.
Amanat Plt Bupati: Pancasila sebagai Bintang Penuntun Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam amanatnya, Plt Bupati Rejang Lebong Hendri menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dokumen historis atau teks normatif yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Ia menyebut Pancasila sebagai jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
"Melalui Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, salah satu agenda prioritas yang paling mendasar adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia. Nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital," ujar Hendri di hadapan peserta upacara.
Ia juga menyampaikan bahwa Pancasila merupakan rumah besar bagi keberagaman bangsa Indonesia. Lebih dari 270 juta penduduk dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda-beda dipersatukan oleh ideologi tersebut.
Siapa Saja yang Hadir dalam Upacara?
Selain Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, sejumlah pejabat daerah turut hadir. Mereka antara lain Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, Ka SPN Polda Bengkulu Kombes Pol Andy Dady, Komandan Brigif TP 88 Kolonel Inf Sumardi, serta unsur Kejaksaan, Pengadilan Negeri Curup, DPRD Rejang Lebong, dan Lapas Kelas IIA Curup.
Para kepala OPD, camat, organisasi wanita seperti Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, TP PKK, dan GOW juga memadati lapangan. Kehadiran mereka mencerminkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam peringatan hari besar nasional ini.
Bagaimana Suasana Akhir Upacara?
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan oleh personel Polres Rejang Lebong yang berjaga di sekitar lokasi upacara. Plt Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.