BENGKULU — Astra Daihatsu Motor (ADM) membukukan kinerja solid pada paruh pertama 2026. Berdasarkan data penjualan ritel yang dirilis Senin (20/7), pabrikan berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan di tengah pemulihan pasar otomotif nasional. Secara industri, penjualan ritel nasional pada Juni 2026 mencapai 74.507 unit, tumbuh 19,6 persen dari 62.292 unit pada Juni 2025.
Gran Max Series Kuasai 53 Persen Penjualan Daihatsu
Jika dirinci berdasarkan model, komposisi penjualan Daihatsu masih sangat bergantung pada kendaraan niaga ringan. Gran Max Series—mencakup pikap dan minibus—mendominasi dengan porsi 53 persen dari total penjualan perusahaan. Angka ini menegaskan permintaan kendaraan komersial untuk usaha mikro dan kecil masih menjadi tulang punggung bisnis Daihatsu di Indonesia.
Segmen Low Cost Green Car (LCGC) melalui Sigra dan Ayla menyumbang 30 persen penjualan. Sementara itu, Terios berkontribusi 10 persen. Komposisi ini sekaligus mengonfirmasi bahwa model-model dengan banderol di bawah Rp300 juta masih menjadi primadona, sejalan dengan klaim Daihatsu sebagai pemimpin di segmen tersebut.
Strategi Harga Terjangkau dan Jaringan Purnajual
Marketing Director & Corporate Function Director ADM Rokky Irvayandi mengatakan pencapaian ini merupakan hasil dari strategi yang konsisten. "Kami bersyukur dapat menutup Semester I 2026 dengan peningkatan market share menjadi 17,1 persen. Capaian ini merupakan wujud kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai solusi mobilitas mereka," ujarnya dalam keterangan resmi.
Rokky menjelaskan pihaknya tetap fokus pada tiga pilar utama: harga jual yang kompetitif, efisiensi penggunaan kendaraan, dan biaya kepemilikan yang ekonomis. Dukungan jaringan layanan purnajual yang tersebar luas di Indonesia juga menjadi faktor kunci mempertahankan loyalitas konsumen. "Ke depan, kami akan terus menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia, didukung layanan penjualan dan purnajual yang semakin mudah dijangkau," lanjutnya.
Pangsa Pasar Naik di Tengah Persaingan Ketat
Kenaikan pangsa pasar dari 16,1 persen menjadi 17,1 persen dalam setahun terakhir menunjukkan Daihatsu berhasil merebut lebih banyak hati konsumen di tengah persaingan yang kian ketat. Pertumbuhan ini juga sejalan dengan tren pemulihan daya beli masyarakat yang tercermin dari peningkatan penjualan ritel nasional. Dengan strategi yang berpusat pada kendaraan fungsional dan harga terjangkau, ADM optimistis dapat mempertahankan momentum positif hingga akhir tahun.