BENGKULU — Ribuan janda yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Bengkulu mulai menerima bantuan sosial dari Pemkot Bengkulu dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu. Penyaluran dilakukan pada momentum Tahun Baru Islam, dengan harapan para penerima bisa merasakan kebahagiaan di hari yang istimewa.
Isi Paket Bantuan: Sembako hingga Uang Tunai
Setiap paket bantuan yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok, kain sarung, dan sejumlah uang tunai. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyebut program ini sudah berjalan setiap tahun dan menjadi wujud perhatian pemerintah kepada kelompok rentan.
"Selain membagikan paket sembako kepada 900 janda se-Kota Bengkulu, kami juga memberikan bantuan berupa kain sarung dan uang tunai. Ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat," ujar Dedy saat ditemui di lokasi penyaluran.
Bukan Sekadar Seremoni, Ada Target Lanjutan
Kepala Baznas Kota Bengkulu yang turut mendampingi Wali Kota menambahkan bahwa data penerima telah diverifikasi oleh kelurahan setempat. Tidak hanya untuk para janda, dalam waktu dekat Pemkot Bengkulu juga berencana menyalurkan bantuan serupa kepada anak-anak yatim di wilayah yang sama.
Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap warga Kota Bengkulu, terutama yang paling membutuhkan, bisa merasakan perhatian negara.
"Kami ingin benar-benar memastikan bahwa setiap warga Kota Bengkulu dapat merasakan kebahagiaan. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan para penerima," tambahnya.
Semangat Berbagi di Tahun Baru Islam
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bengkulu bersama Baznas berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Momentum Tahun Baru Islam dijadikan pengingat untuk memperkuat solidaritas, terutama terhadap mereka yang hidup sendiri dan tidak memiliki penghasilan tetap.
Sejumlah penerima yang ditemui mengaku bersyukur. Bantuan ini, menurut mereka, sangat berarti di tengah harga kebutuhan pokok yang tak kunjung turun. Salah seorang janda di Kelurahan Sawah Lebar mengatakan, kain sarung dan uang tunai akan digunakan untuk kebutuhan Lebaran anaknya yang masih sekolah.
Pemkot Bengkulu belum merinci jadwal pasti penyaluran bantuan untuk anak yatim, namun memastikan prosesnya akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.