BENGKULU — Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, menilai potensi pendapatan dari sektor pajak lampu jalan belum digarap secara maksimal. Ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan kajian ulang terhadap potensi penerimaan yang dinilai masih bisa tumbuh lebih tinggi dari proyeksi saat ini.
Setoran Bulanan Capai Rp4,8 Miliar, Mengapa Masih Bisa Naik?
Rahmad mengungkapkan, setiap bulan pemerintah kota menerima setoran pajak lampu jalan berkisar antara Rp4,6 miliar hingga Rp4,8 miliar. Selama ini, target kenaikan penerimaan dari sektor ini hanya dipatok sekitar lima persen per tahun.
"Padahal jika melihat perkembangan kota dan pertumbuhan pelanggan listrik, potensinya bisa lebih besar dari itu," ujar Rahmad, Rabu (17/6).
Indikator Kenaikan: Perumahan Baru dan Kenaikan Daya Listrik
Menurut politisi DPRD Kota Bengkulu tersebut, ada dua indikator utama yang menunjukkan potensi penerimaan pajak lampu jalan masih bisa dioptimalkan. Pertama, maraknya pembangunan kawasan perumahan baru di berbagai wilayah Kota Bengkulu yang secara otomatis menambah jumlah pelanggan listrik baru.
"Pembangunan perumahan terus bertambah setiap tahun. Ini menunjukkan jumlah pelanggan listrik juga bertambah," katanya.
Kedua, peningkatan kebutuhan daya listrik di kalangan masyarakat. Banyak warga yang melakukan penambahan daya listrik di rumahnya, yang turut mempengaruhi besaran setoran pajak yang diterima pemkot.
"Belum lagi banyak masyarakat yang meningkatkan daya listriknya, sehingga potensi penerimaan pajak lampu jalan masih sangat memungkinkan untuk ditingkatkan," tambah Rahmad.
PAD Bengkulu Bisa Terdongkrak, Pemkot Diminta Hitung Ulang
Rahmad berharap pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada proyeksi kenaikan lima persen per tahun. Ia mendorong adanya perhitungan yang lebih rinci dan akurat terhadap potensi riil di lapangan.
"Pemerintah daerah perlu melakukan kajian dan perhitungan yang lebih rinci terhadap potensi penerimaan pajak lampu jalan," tegasnya.
Optimalisasi penerimaan ini dinilai krusial untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bengkulu. Pajak lampu jalan sendiri selama ini menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar bagi kas daerah.