BENGKULU SELATAN — Bukan sekadar seremoni, Ny. Hefni Suryanti Rifa’i duduk bersama para perajin dan pengusaha kecil di Tebat Gelumpai. Ia mendengar satu per satu keluhan dan kebutuhan yang membelit usaha mereka.
Dalam dialog yang berlangsung hangat itu, Ketua TP PKK menekankan satu hal: UMKM tidak bisa lagi bergantung pada pemasaran konvensional. “Kami berharap para pelaku UMKM terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan peluang pemasaran digital agar produk-produk lokal Bengkulu Selatan semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar,” ujarnya.
Produk Unggulan Dipamerkan, dari Olahan hingga Kerajinan
Usai berdialog, Ny. Hefni meninjau langsung stan produk unggulan yang dipamerkan para pelaku UMKM Tebat Gelumpai. Beragam barang siap jual terlihat, mulai dari makanan olahan khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya yang mengangkat kearifan lokal Bengkulu Selatan.
Kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan. TP PKK Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen mendampingi UMKM secara berkelanjutan, bukan sekadar kunjungan seremonial.
Mengapa Melek Digital Jadi Kunci?
Dorongan untuk masuk ke ranah digital datang dari realitas pasar yang berubah. Para pelaku usaha di Tebat Gelumpai selama ini mengandalkan penjualan langsung dan pelanggan tetap. Tanpa jangkauan online, produk lokal sulit menembus pasar di luar Bengkulu Selatan.
Ny. Hefni menegaskan bahwa pendampingan tidak akan berhenti pada imbauan. TP PKK berencana menghubungkan pelaku UMKM dengan dinas terkait untuk pelatihan pemasaran digital dan pembuatan kemasan yang lebih menarik.
Apa Langkah Selanjutnya untuk UMKM Tebat Gelumpai?
TP PKK Kabupaten Bengkulu Selatan menargetkan agar kegiatan “Ibu Bupati Menyapa UMKM” bisa menjadi pemantik bagi pelaku usaha untuk terus tumbuh. Komitmen jangka panjangnya: menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Para pelaku usaha di Tebat Gelumpai pun diharapkan tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga mulai merambah marketplace dan media sosial sebagai etalase digital mereka.