ARGAMAKMUR — Tiga ruas jalan yang masuk daftar prioritas pembangunan tahun ini adalah Kerkap - Tanjung Agung Palik (TAP) - Lubuk Durian, Gunung Selan - Lais, dan Ketahun - Napal Putih. Total anggaran yang disiapkan untuk proyek rekonstruksi ini mencapai Rp60,8 miliar, terdiri dari dana tahun 2025 yang sudah terealisasi dan tambahan alokasi tahun 2026.
Pada tahun 2025, realisasi pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara tercatat sebesar Rp95,05 miliar. Gubernur Helmi Hasan menyebut, dana tersebut merupakan bukti nyata komitmen berkelanjutan pemerintah provinsi untuk membangun daerah.
Dana Rp21,7 Miliar untuk Jalan Kerkap - TAP - Lubuk Durian
Ruas pertama yang menjadi perhatian adalah jalan Kerkap - Tanjung Agung Palik (TAP) - Lubuk Durian. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp21,7 miliar untuk merekonstruksi jalan sepanjang 4 kilometer di titik yang dinilai paling kritis.
Jalur ini merupakan akses utama bagi warga di tiga kecamatan untuk mengangkut hasil bumi dan beraktivitas ekonomi. Kerusakan parah di ruas tersebut sempat viral di media sosial beberapa bulan terakhir.
Jalan Gunung Selan - Lais Dapat Anggaran Rp22 Miliar
Ruas kedua yang dibangun adalah jalan Gunung Selan - Lais dengan anggaran Rp22 miliar. Proyek ini mencakup rekonstruksi jalan sepanjang 5 kilometer yang menghubungkan dua kecamatan di pesisir Bengkulu Utara.
Jalur Gunung Selan - Lais merupakan salah satu akses vital menuju kawasan wisata pantai dan sentra perikanan. Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang selama ini menghambat distribusi ikan segar ke pasar-pasar di kota.
Jalan Ketahun - Napal Putih, Anggaran Rp17 Miliar untuk 5 Kilometer
Ruas ketiga yang menjadi prioritas adalah jalan Ketahun - Napal Putih. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp17 miliar untuk merekonstruksi jalan sepanjang 5 kilometer di daerah tersebut.
“Helmi Hasan tetap berkomitmen memberikan dukungan terbaik kepada Kabupaten Bengkulu Utara,” tegas Gubernur dalam sambutan video yang diputar pada acara puncak peringatan HUT ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara.
Proyek rekonstruksi ini merupakan bagian dari program Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian untuk mewujudkan jalan provinsi yang mulus di seluruh wilayah Bengkulu. Kabupaten Bengkulu Utara dinilai sebagai daerah strategis yang menjadi penghubung antara kawasan utara dan ibu kota provinsi.