MANNA — Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto bersama Sekretaris Daerah Ir. Susmanto, M.M. menyerahkan langsung bantuan program Budikdamber kepada perwakilan kelompok masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong ketahanan pangan mandiri di tingkat rumah tangga.
"Bantuan bibit ikan ini kita harapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima, sehingga mampu meningkatkan hasil budidaya, menambah pendapatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya sektor perikanan yang lebih maju dan berdaya saing," ujar Yevri dalam sambutannya.
Apa Itu Budikdamber dan Mengapa Cocok untuk Perkotaan?
Budikdamber merupakan metode akuaponik yang menggabungkan budidaya ikan dalam ember dengan tanaman sayur di atasnya. Sistem ini mengoptimalkan lahan sempit di perkotaan untuk menghasilkan protein hewani dari ikan lele sekaligus sayuran segar seperti kangkung secara bersamaan.
Menurut Yevri, metode ini mudah diterapkan karena hanya memanfaatkan ember sebagai media pemeliharaan. Modal dan perawatannya pun dinilai sangat hemat dibandingkan budidaya ikan konvensional.
Empat Kelompok Penerima dan Total Bibit yang Disalurkan
Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Nengsi Affriani menjelaskan, bantuan tahun ini diberikan kepada empat kelompok masyarakat yang baru memulai usaha budidaya ikan. Masing-masing kelompok menerima paket lengkap yang terdiri dari 42 ember, sembilan sak pakan, dan 3.000 ekor benih ikan lele.
"Semoga nantinya dari pembagian bibit sampai ke pakannya bisa menghasilkan ikan yang siap untuk dikonsumsi, bahkan bisa diteruskan secara mandiri," kata Nengsi.
Dukungan Pemerintah untuk Produksi Ikan Lele dan Gizi Masyarakat
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi ikan lele di Bengkulu Selatan, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Hasil panen diharapkan bisa dikonsumsi langsung oleh keluarga penerima atau dijual untuk menambah pendapatan rumah tangga.
"Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," tegas Yevri.
Selain menyalurkan bantuan, Dinas Perikanan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar mampu mengelola budidaya dengan baik hingga berhasil panen. Pendampingan ini menjadi kunci agar program Budikdamber benar-benar berkelanjutan dan tidak berhenti setelah bantuan habis.