Pencarian

Harkopnas ke-79 di Bengkulu: Pemprov Dorong Koperasi Melek Digital, 110 Anak Yatim Terima Santunan

Kamis, 16 Juli 2026 • 15:54:01 WIB
Harkopnas ke-79 di Bengkulu: Pemprov Dorong Koperasi Melek Digital, 110 Anak Yatim Terima Santunan
Sekda Herwan Antoni membuka peringatan Harkopnas ke-79 di Balai Buntar, Kota Bengkulu, Kamis (16/7/2026).

BENGKULU — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Balai Buntar, Kota Bengkulu, Kamis (16/7/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa koperasi harus berani berubah menjadi lembaga ekonomi yang modern dan profesional.

"Koperasi harus terus berkembang menjadi lembaga ekonomi yang modern, inovatif, transparan, profesional, serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing," ujar Herwan Antoni dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Digitalisasi Jadi Syarat Agar Koperasi Tak Tergerus Zaman

Herwan mengingatkan bahwa nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan yang menjadi ciri khas koperasi tetap relevan. Namun, tanpa adaptasi teknologi, koperasi akan sulit bersaing dengan lembaga keuangan lain. Ia mendorong pengurus dan anggota untuk mempercepat digitalisasi layanan, mulai dari sistem pembukuan hingga pemasaran produk.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah kebijakan pendukung. Mulai dari pembinaan kelembagaan, peningkatan kompetensi SDM, kemudahan akses pembiayaan, hingga pengembangan pemasaran berbasis digital.

Bukan Sekadar Seremoni: Ada Santunan dan Festival UMKM

Peringatan Harkopnas tahun ini tidak hanya berisi pidato dan acara seremonial. Pemerintah merangkai berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Warga yang hadir bisa mengikuti senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga festival kuliner Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lomba burung berkicau juga menjadi daya tarik tersendiri yang menyemarakkan acara. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa koperasi memiliki kontribusi nyata di bidang kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar urusan simpan-pinjam.

Pada kesempatan yang sama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu turut menyalurkan santunan kepada 110 anak yatim. Bantuan diberikan kepada enam panti asuhan yang berada di Kota Bengkulu. Langkah ini dinilai sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial dari gerakan koperasi.

Tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" Jadi Pengingat

Mengusung tema nasional "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat eksistensi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Herwan menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

"Koperasi tidak lagi dipandang sebatas lembaga usaha, melainkan fondasi penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan kemandirian," tegasnya.

Bagikan
Sumber: teropongpublik.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks