Kementerian ATR/BPN kini menyediakan dua cara resmi untuk mengecek data sertifikat tanah secara digital, sehingga warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor pertanahan hanya untuk verifikasi awal.
Cara Pertama: Aplikasi Sentuh Tanahku
Unduh aplikasi Sentuh Tanahku di Google Play Store atau App Store. Setelah terpasang, buka aplikasi dan pilih menu masuk, kemudian pilih daftar akun baru. Isi data NIK, nama lengkap, nomor HP aktif, dan email, lalu selesaikan proses pendaftaran dalam aplikasi. Akun perlu diaktivasi lewat link verifikasi yang dikirim ke email sebelum bisa login.
Setelah masuk, pengguna dapat memeriksa data sertifikat analog dan membagikannya lewat email dengan pengaturan durasi akses. Info yang muncul mencakup Nomor Identifikasi Bidang (NIB), jenis sertifikat, kode blanko, tanggal terbit, lokasi dan luas tanah, serta identitas pemilik.
Cara Kedua: Situs BHUMI ATR/BPN
Bagi yang tidak ingin install aplikasi, tersedia opsi lewat situs BHUMI ATR/BPN dengan 7 langkah: buka situsnya, pilih menu cari, masukkan kabupaten/kota, masukkan desa/kelurahan, input NIB atau nomor hak, lalu klik cari untuk menampilkan data.
Manfaat Sebelum Transaksi Tanah
Verifikasi ini berguna terutama sebelum membeli tanah atau properti, karena calon pembeli bisa membandingkan data di dokumen fisik dengan catatan resmi pemerintah, sehingga risiko sengketa di kemudian hari bisa dikurangi.
Data Tidak Muncul, Apa Artinya?
Cek online hanya memastikan status pendaftaran digital tanah, bukan pengganti pengecekan lewat PPAT yang tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada sengketa, blokir, atau sita atas tanah tersebut.
Jika hasil pencarian nihil, bukan berarti sertifikat palsu — bisa jadi bidang tanah belum terpetakan secara digital, dan pemilik perlu mendatangi kantor pertanahan setempat untuk pembaruan data.
Kapan Waktu Terbaik untuk Cek Sertifikat
Selain sebelum transaksi jual-beli, pengecekan berkala juga bermanfaat bagi pemilik tanah yang sudah lama tidak memantau status sertifikatnya. Hal ini membantu memastikan data tetap akurat, terutama jika ada perubahan batas wilayah administratif atau pembaruan sistem pertanahan di daerah setempat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pengecekan sertifikat bisa dilakukan berkali-kali?
Bisa, tidak ada batasan jumlah pengecekan selama menggunakan akun yang sama atau mengakses situs BHUMI ATR/BPN.
Apa bedanya Sentuh Tanahku dan BHUMI ATR/BPN?
Sentuh Tanahku berbasis aplikasi dengan akun terverifikasi dan fitur berbagi data, sementara BHUMI ATR/BPN berbasis situs web yang bisa langsung dicari tanpa mendaftar akun.
Apa yang harus dilakukan kalau data sertifikat tidak ditemukan?
Sebaiknya mendatangi kantor pertanahan setempat untuk menanyakan status pemetaan digital tanah tersebut.