BENGKULU — Suasana hangat menyelimuti Retret Merah Putih Pelajar Bengkulu yang digelar di Masjid Manarul Hidayah, kawasan Balai Raya Semarak. Kegiatan pembentukan karakter ini diikuti pelajar putra dari SMA Negeri 5, 6, 7, dan 8 Kota Bengkulu selama 24 jam penuh.
Kehadiran Gubernur H. Helmi Hasan menjadi momen yang dinanti. Ia tidak sekadar memberi sambutan, tetapi menyapa satu per satu peserta dan menanyakan impian mereka di masa depan.
Dokter, Polisi, hingga Universitas Oxford
Satu per satu pelajar menyampaikan cita-citanya. Ada yang bercita-cita menjadi dokter, polisi, ilmuwan, hingga melanjutkan pendidikan ke Universitas Oxford. Setiap jawaban disambut hangat oleh orang nomor satu di Provinsi Bengkulu itu.
Beberapa pelajar yang berani tampil dan menyampaikan impiannya mendapat bantuan modal awal berupa uang tunai dari Gubernur. Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan nyata agar mereka semakin termotivasi mengejar target masing-masing.
Pesan di Balik Bingkai "Road to Success"
Di balik pemberian tersebut, Helmi Hasan menyelipkan pesan yang lebih mendalam. Ia meminta para pelajar untuk tidak menghabiskan uang itu untuk hal yang sia-sia.
"Kalau perlu, uang ini dibingkai. Tulis 'Road to Success'. Ketika semangat kalian sedang turun, pandang bingkai itu dan ingat kembali cita-cita kalian. Jadikan ini pengingat perjuangan, bukan sekadar uang untuk dibelanjakan," ujarnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Dibutuhkan cita-cita yang teguh, usaha sungguh-sungguh, doa yang tak putus, serta disiplin yang terjaga untuk menggapai mimpi.
Menanam Adab dan Semangat Bermimpi
Retret ini dirancang bukan sekadar forum ceramah. Para peserta menjalani pengalaman yang menyentuh hati, membuka wawasan, dan membakar semangat untuk melangkah lebih jauh.
Kegiatan di masjid ini menekankan pentingnya adab dan karakter sebagai fondasi sebelum meraih prestasi. Para pelajar diajak merenung dan memaknai proses perjuangan menuju kesuksesan.
Momen tanya-jawab dengan Gubernur menjadi puncak acara yang paling membekas. Para pelajar pulang dengan semangat baru dan keyakinan bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan sejak sekarang.