BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendorong Bank Bengkulu untuk semakin dekat dengan masyarakat dan tidak sekadar beroperasi sebagai lembaga keuangan daerah. Ia menegaskan bahwa sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), keberadaan Bank Bengkulu harus terasa langsung oleh warga, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
“Manfaat nyata yang dimaksud, terutama dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan usaha masyarakat di daerah kita ini,” kata Helmi dalam sambutannya, Jumat (22/8) malam.
Bank Bengkulu Diminta Permudah Akses Modal UMKM
Helmi menekankan bahwa perbankan daerah memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi lokal. Ia meminta agar Bank Bengkulu terus memberikan kemudahan layanan dan dukungan nyata bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya.
“Pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakan ekonomi daerah, jadi bank daerah harus bisa memberikan dukungan,” ujarnya.
Menurutnya, akses permodalan yang mudah dan pendampingan yang baik akan membuat UMKM di Bengkulu naik kelas. Hal ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja baru.
Undian SIMPEDA Nasional Jadi Momentum Promosi Bengkulu
Pada kesempatan yang sama, Helmi mengapresiasi penyelenggaraan undian SIMPEDA Nasional yang diikuti oleh seluruh BPD se-Indonesia. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya ajang apresiasi bagi nasabah, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan Bengkulu ke kancah nasional.
“Kegiatan ini juga menjadi kebanggaan kita, karena dapat memberikan kesempatan bagi Bengkulu untuk semakin dikenal,” kata Helmi.
Ia menambahkan, perhelatan nasional semacam ini memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kehadiran tamu dan peserta dari berbagai provinsi disebutnya mampu menggerakkan sektor riil di Bengkulu.
Dampak Ekonomi dari Gelaran Nasional
Helmi menjelaskan bahwa dampak positif dari acara ini tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara. Sektor perdagangan, jasa, kuliner, hingga pariwisata ikut menikmati perputaran uang selama acara berlangsung.
“Ketika ada kegiatan nasional di Bengkulu, tentu yang mendapatkan manfaat bukan hanya penyelenggara. Ada UMKM, pelaku usaha, hotel, restoran, transportasi dan sektor lainnya yang ikut bergerak,” tegasnya.
Ia berharap momen ini bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana promosi Provinsi Bengkulu, baik dari sisi potensi alam, budaya, maupun peluang investasi. Dengan begitu, nama Bengkulu semakin dikenal di tingkat nasional dan menarik lebih banyak kegiatan serupa di masa mendatang.