BENGKULU — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memastikan adanya penambahan kuota siswa untuk program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu, Afriyenita, di Bengkulu, Jumat.
Total kuota yang diterima kini mencapai 138 siswa, tersebar di tiga jenjang pendidikan. Rinciannya, jenjang SD bertambah dari 14 menjadi 33 siswa, SMP dari 37 menjadi 68 siswa, dan SMA dari 32 menjadi 37 siswa.
Program Prioritas Pemerintah untuk Pendidikan Anak Miskin
Afriyenita menjelaskan, penambahan kuota ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. "Program ini menjadi langkah strategis dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang setara dan berkualitas," ujarnya.
Kepastian penambahan kuota tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang digelar di Gedung Aneka Bhakti Kemensos di Jakarta. Dalam rapat itu, diputuskan secara nasional sebanyak 93 lokasi Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai memasuki tahun ajaran baru pada 14 Juli 2026.
Persiapan Transisi dari Rintisan ke Operasional Penuh
Pemkot Bengkulu berharap semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaat program ini, sehingga upaya pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di daerah dapat terus terwujud. Afriyenita menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mendukung proses transisi dari Sekolah Rakyat Rintisan menuju operasional penuh.
"Sinergi yang baik sangat diperlukan agar seluruh tahapan pelaksanaan program dapat berjalan lancar," kata Afriyenita. Dengan adanya penambahan kuota, anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Bengkulu memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas, dan setara.
Apa yang Perlu Disiapkan Pemkot Bengkulu Selanjutnya?
Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan program berjalan sesuai target pada tahun ajaran baru 2026. Persiapan tersebut mencakup koordinasi teknis, penyiapan sarana prasarana, serta pendataan calon siswa penerima manfaat.
Dengan tambahan kuota ini, Pemkot Bengkulu harus memastikan kesiapan sekolah dan tenaga pendidik untuk menyambut siswa baru pada pertengahan 2026 mendatang. Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk keluar dari jerat kemiskinan melalui pendidikan.