BENGKULU — Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, secara spesifik meminta masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh di tengah cuaca panas yang ekstrem. "Konsumsilah makanan dengan gizi seimbang, perbanyak minum air putih, istirahat yang cukup, dan rutin melakukan aktivitas fisik agar daya tahan tubuh tetap terjaga," ujarnya di Bengkulu, Selasa.
Gejala Ringan: Pakai Masker, Kurangi Aktivitas di Luar
Nelli Hartati menekankan pentingnya protokol kesehatan bagi warga yang mulai merasakan gejala klinis ringan seperti flu, bersin, atau batuk. Ia meminta mereka segera mengenakan masker saat berada di ruang publik untuk memutus rantai penularan virus.
"Apabila sedang mengalami gejala flu atau batuk, sebaiknya gunakan masker saat berada di luar rumah. Selain itu, hindari paparan panas matahari secara berlebihan dan kurangi aktivitas di luar ruangan jika memang tidak terlalu diperlukan," kata dia.
Bukan Hanya Api: Tugas Damkar Kini Mencakup Penyelamatan dan Gangguan Hewan
Di sisi lain, Pemkot Bengkulu tidak hanya fokus pada aspek kesehatan. Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, menerangkan bahwa seluruh personelnya telah disiagakan penuh selama 24 jam. Ia menegaskan, tugas jajaran Damkar saat ini telah meluas secara signifikan.
"Tugas jajaran kami kini tidak lagi sebatas memadamkan api, melainkan telah mencakup segala aspek penyelamatan demi kemanusiaan dan keamanan warga," jelas Yuliansyah. Ia menambahkan, petugas Damkar juga siap mengatasi berbagai bentuk gangguan lingkungan dan laporan gangguan hewan liar, seiring tantangan di lapangan yang semakin beragam.
Langkah Konkret Antisipasi Cuaca Panas
Langkah Pemkot Bengkulu ini merupakan respons cepat terhadap kondisi cuaca yang berpotensi memicu berbagai masalah, mulai dari dehidrasi hingga kebakaran lahan. Dengan menggabungkan imbauan kesehatan dan kesiagaan darurat, pemerintah daerah berupaya meminimalkan dampak negatif lonjakan suhu terhadap warga.
Warga diimbau untuk aktif memantau informasi resmi dari Dinkes dan Damkar setempat, serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda gangguan lingkungan atau membutuhkan pertolongan darurat.