Pencarian

Fiskal Terbatas, Pemkab Rejang Lebong Andalkan Rp35 Miliar APBN untuk Dua Ruas Jalan di 2026

Rabu, 07 Oktober 2026 • 11:30:31 WIB
Fiskal Terbatas, Pemkab Rejang Lebong Andalkan Rp35 Miliar APBN untuk Dua Ruas Jalan di 2026
Plt Bupati Rejang Lebong Hendri meninjau Jalan Pembangunan Desa Teladan.

REJANG LEBONG — Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong Hendri meninjau Jalan Pembangunan Desa Teladan saat menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat dan provinsi diperlukan karena kebutuhan infrastruktur daerah tidak hanya menyangkut jalan. Selain jalan, pemerintah daerah juga harus menangani jembatan, irigasi, sumur bor, serta sejumlah infrastruktur fisik lainnya.

Dua ruas yang telah masuk tahapan lelang ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Sementara dua ruas lain yang diusulkan melalui program yang sama masih menunggu persetujuan dan berada dalam tahap review teknis oleh balai.

Dua Paket Lelang, Dua Ruas Masih Direview Balai

Plt Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong Luhur Budi Santoso menyebut dari empat ruas yang diusulkan melalui program IJD, dua paket telah memasuki fase lelang. Dua ruas lainnya masih dalam proses review teknis oleh balai dan menunggu persetujuan.

"Dari empat yang kita usulkan untuk IJD, dua di antaranya telah memasuki fase lelang. Sedangkan dua lainnya masih menunggu persetujuan dan saat ini dalam tahap review teknis oleh balai," jelas Luhur.

Menurut Luhur, keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu pertimbangan dalam mengusulkan dukungan anggaran melalui APBN. Intervensi anggaran pusat melalui program IJD diharapkan dapat mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Usulan Tambahan untuk IJD 2027

Pemerintah daerah masih mengupayakan tambahan dukungan melalui program IJD untuk tahun berikutnya. Dua ruas yang tengah diusulkan yakni Kota Padang–Tanjung Gelang dan Air Kati–Sukakarya.

"Ada dua paket lainnya yang saat ini masih kita follow up. Mudah-mudahan dapat Program IJD 2027, yakni Kota Padang–Tanjung Gelang dan Air Kati–Sukakarya," kata Hendri.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah perlu mencari dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun pusat. Menurutnya, intervensi anggaran pusat melalui program IJD diharapkan dapat menuntaskan pembangunan jalan di Rejang Lebong di tengah fiskal yang terbatas.

"Dengan fiskal yang terbatas, Pak Bupati berharap melalui APBN dan IJD ini dapat menuntaskan pembangunan jalan di Rejang Lebong," pungkas Luhur.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarinformasinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks