Pencarian

Geekbench 7 Rilis dengan Pengujian CPU Lebih Realistis dan Dukungan CUDA untuk GPU Nvidia

Jumat, 24 Juli 2026 • 07:52:31 WIB
Geekbench 7 Rilis dengan Pengujian CPU Lebih Realistis dan Dukungan CUDA untuk GPU Nvidia
Primate Labs meluncurkan Geekbench 7 dengan pembaruan pengujian CPU multi-core yang lebih realistis.

BENGKULU — Primate Labs resmi meluncurkan Geekbench 7, versi terbaru dari aplikasi pengukur performa yang kompatibel dengan Android, iOS, Windows, macOS, dan Linux. Pembaruan ini disebut sebagai yang paling besar karena menghadirkan pendekatan baru dalam pengujian prosesor dan grafis. Alih-alih memaksa semua inti (core) CPU bekerja penuh, Geekbench 7 kini meniru perilaku aplikasi sungguhan.

Pengujian Multi-Core yang Lebih Akurat

Salah satu perubahan paling mendasar ada pada cara kerja benchmark multi-core. Primate Labs menjelaskan bahwa pengujian tidak lagi mewajibkan setiap beban kerja menggunakan semua inti CPU secara bersamaan. Contoh nyatanya, tes browser HTML5 kini dikeluarkan dari paket multi-core karena aplikasi web pada umumnya hanya menggunakan satu atau sedikit inti.

Hasilnya, skor multi-core Geekbench 7 disebut lebih realistis. Angka yang keluar benar-benar mencerminkan bagaimana sistem bekerja saat menjalankan aplikasi sehari-hari, bukan sekadar hasil sintetis yang hanya bisa dicapai dalam kondisi ideal.

Beban Kerja Baru: Dari Video Call hingga Game Fisika

Geekbench 7 juga menambahkan sejumlah skenario pengujian baru yang lebih dekat dengan aktivitas pengguna modern. Di sektor media, software ini kini bisa mengukur performa encoding video AV1 untuk screen sharing saat panggilan video, kompresi audio menggunakan codec Opus untuk aplikasi perekam suara, hingga decoding audio dan video sambil menghasilkan teks langsung (live captions) menggunakan model pengenalan suara OpenAI Whisper.

Bagi penggemar game, ada benchmark baru bernama Game Physics yang menggunakan Jolt Physics Engine—mesin fisika yang dipakai di game-game modern. Tes ini dirancang untuk mengukur seberapa cepat CPU menangani perhitungan fisika berat dalam gim.

Tak hanya itu, beban kerja Photo Editor juga diperbarui dengan operasi editing yang lebih kompleks. Sementara itu, Photo Library kini mendukung format gambar yang lebih baru seperti JPEG XL dan DNG.

GPU Tidak Lagi Hanya untuk Gaming

Bagian pengujian GPU juga mengalami overhaul besar. Primate Labs menambahkan beban kerja yang berfokus pada machine learning dan pembuatan konten. Beberapa skenario baru meliputi pelacakan wajah real-time dan efek filter untuk media sosial, upscaling gambar menggunakan AI, serta efek buram latar belakang saat panggilan video.

Selain itu, ada pula tes baru untuk pemrosesan RAW, color grading video berbasis LUT, path tracing, dan simulasi fluida. Dengan dukungan CUDA dari Nvidia—di samping OpenCL, Vulkan, dan Metal yang sudah ada sebelumnya—pengguna kini bisa menguji GPU Nvidia menggunakan API yang sama dengan yang dipakai di aplikasi profesional dan AI.

Dataset Lebih Besar, Hasil Lebih Nyata

Untuk mengikuti perkembangan file-file modern yang semakin besar dan kompleks, dataset benchmark juga diperbarui. Tes File Compression kini menyertakan campuran arsip yang berisi source code, object code, dan dokumen teks. Sementara itu, beban kerja PDF Viewer memproses rentang file yang lebih luas, mulai dari peta taman hingga makalah akademis.

Geekbench 7 tersedia gratis untuk penggunaan pribadi. Bagi penggemar teknologi dan profesional IT yang membutuhkan fitur lebih lengkap, Primate Labs menawarkan Geekbench 7 Pro dengan diskon 20 persen hingga 6 Agustus. Pembaruan ini jelas menjadi acuan baru bagi siapa pun yang ingin mengukur performa perangkat secara lebih akurat dan relevan dengan kebutuhan nyata.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks