SELUMA — Ketua DPRD Kabupaten Seluma, April Yones, mengintensifkan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui ADKASI untuk memperjuangkan kenaikan dana transfer ke daerah. Langkah ini ditempuh menyusul kondisi fiskal daerah yang masih membutuhkan suntikan anggaran dari pusat untuk mempercepat pembangunan.
“Kita juga intens melakukan komunikasi, termasuk dengan pemerintah pusat terkait kondisi keuangan daerah. Hal ini dimaksudkan agar tahun 2027 mendatang besaran dana transfer ke daerah dan dana desa bisa kembali meningkat,” kata April Yones, Kamis (20/8/2026).
Usulan Penambahan Rp 45 Triliun untuk TKDD 2027
Dalam pembahasan terbaru ADKASI bersama pemerintah pusat, terdapat rencana penambahan anggaran TKDD sebesar Rp 18 triliun pada Agustus 2026. Sementara untuk tahun anggaran 2027, pemerintah telah mengusulkan penambahan TKDD senilai Rp 45 triliun dengan fokus alokasi sekitar Rp 22 triliun untuk Dana Desa.
April Yones menegaskan angka tersebut masih berupa usulan presiden dan akan kembali dibahas bersama DPR RI. Ia berharap dalam pembahasan selanjutnya, usulan penambahan anggaran tersebut bisa bertambah dari angka yang diajukan saat ini.
Sinergi DPRD dan Pemkab Seluma Jadi Modal Percepatan Pembangunan
Menurut April Yones, hubungan sinergis antara DPRD Seluma dan Pemerintah Kabupaten Seluma menjadi modal utama untuk mendorong percepatan pembangunan. Seluruh jajaran pemerintah daerah juga terus bergerak melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Mudah-mudahan melalui wadah ADKASI ini bisa ada dampak positif bagi daerah, khususnya Kabupaten Seluma,” ujarnya.
Dorong Program Prioritas dari Lintas Kementerian
Selain fokus pada persoalan TKDD, April Yones juga mendorong agar Kabupaten Seluma mendapatkan perhatian lebih melalui program pembangunan dari lintas kementerian. Ia berharap program-program yang menjadi prioritas pemerintah bisa dibantu pendanaannya oleh pemerintah pusat.
“Program-program pembangunan, terutama yang menjadi program prioritas pemerintah, bisa dibantu pemerintah pusat,” pungkasnya.