BENGKULU — Kepastian itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Senin (15/6). Ia menjelaskan rekayasa lalu lintas diterapkan di titik-titik yang dilalui rombongan, mulai dari Bandara Halim Perdana Kusuma hingga kawasan Semanggi, Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, menuju Istana Negara, serta Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal.
"Penutupan jalur atau penutupan jalan dilakukan situasional pada saat rombongan kenegaraan akan melintasi," ujar Budi dalam keterangannya.
Rangkaian Kunjungan Sepanjang Hari
Agenda Presiden Jerman berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Beberapa titik yang menjadi lokasi kunjungan antara lain Istana Negara, Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral. Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menerjunkan personel untuk pelayanan pengamanan di setiap titik tersebut.
Budi menambahkan, pengamanan VVIP mencakup tiga aspek: kegiatan orang, tempat, dan barang yang menjadi prioritas. "Kunjungan kenegaraan yang dilakukan pada hari ini harus diberikan pelayanan dan pengamanan VVIP," katanya.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak melintas di koridor tersebut untuk menyesuaikan jadwal perjalanan. Polisi akan melakukan pengaturan arus secara langsung di lapangan dan membuka jalur kembali begitu rombongan selesai melintas.
Skema ini berbeda dengan penutupan total yang kerap dilakukan pada acara kenegaraan berskala besar seperti KTT atau peringatan hari besar nasional. Kali ini, kata Budi, pihaknya hanya menerapkan rekayasa lalu lintas jangka pendek di setiap segmen perjalanan.
Kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia merupakan bagian dari agenda diplomasi bilateral. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyambut hangat kedatangan Steinmeier di Istana Negara.